Selamat Datang di penadiksi.com | *Mohon maaf jika terjadi plagiat/copy karya kalian oleh penulis di web ini, segera laporkan ke penadiksishop@gmail.com karena kami bergerak dalam pengembangan penulis, baik untuk pemula atau profesional dan keterbatasan kami dalam penelusuran terkait karya, kami ucapkan Mohon Maaf🙏*

[PUISI] Simponi Hujan - Yeni Purwanti Wardiningsih

https://pixabay.com/id/images/download/diego_torres-water-815271_1920.jpg

Simfoni Hujan

Oleh:Yeni Purwanti Wardiningsih

Hujan turun dengan lembut, seperti air mata langit yang jatuh ke bumi, membawa serta berkah, kekuatan tanah yang menyuburkan kehidupan. Titik-titik airnya membasahi tanah yang kering, membawa kehidupan bagi tanaman yang layu, memberikan kemakmuran dan keberkahan. Suara gemuruhnya bergema di udara, seperti simfoni alam yang menyegarkan jiwa, mengingatkan kita akan konsep Tauhid, harmoni alam semesta.


Hujan membawa kenangan masa lalu, saat aku berlari di bawahnya dengan riang gembira, merasakan kesegaran dan kebebasan, seperti saat mencapai Moksha, kebebasan dari ikatan duniawi. Bau tanah yang basah, aroma petrikor yang khas dan menenangkan, membawa aku kembali ke masa kanak-kanak yang penuh dengan petualangan, seperti memasuki dunia  surga yang penuh dengan kebahagiaan.


Hujan juga membawa harapan baru, seperti awal dari sesuatu yang segar dan indah, seperti konsep Ritu, siklus waktu yang membawa perubahan dan pertumbuhan. Titik-titik airnya seperti berlian yang berkilauan di bawah sinar matahari, membawa keindahan dan kesegaran bagi dunia, seperti kilauan Dewa Surya yang membawa cahaya dan kehidupan.


Di bawah hujan, aku merasa damai, seperti berada di dalam sebuah oasis yang tenang dan seimbang, seperti mencapai Nirvana, keadaan yang bebas dari penderitaan dan kesedihan. 

Suara hujan yang terus-menerus, membawaku ke dalam meditasi yang dalam, membuat aku sadar akan keindahan dan kekuatan alam, seperti konsep Dhyana,yang membawa kesadaran dan kebijaksanaan.



Pagi Hujan di Purwokerto

29 Juli 2025 

#KMP2026

#PUISI PROSAIS

________________________________

Baca juga karya lainnya:

[Dongeng] Kisah Kambing Gunung yang Berani - Yeni Purwanti Wardiningsih

[PUISI] Di Balik Topeng - Yeni Purwanti Wardiningsih

[Puisi] Membasuh Debu di Ambang Pintu-Mu - Yeni Purwanti Wardiningsih

_____________________________

Dukung Penadiksi dengan mengikuti media sosial kami

Instagram @penadiksi19

Tiktok @penadiksi19

Facebook @KomunitasMenulisPenadiksi

Memuat postingan...
Diberdayakan oleh Blogger.