Selamat Datang di penadiksi.com | *Mohon maaf jika terjadi plagiat/copy karya kalian oleh penulis di web ini, segera laporkan ke penadiksishop@gmail.com karena kami bergerak dalam pengembangan penulis, baik untuk pemula atau profesional dan keterbatasan kami dalam penelusuran terkait karya, kami ucapkan Mohon Maaf🙏*

4 Cara Menjaga Kebiasaan Baik

4 Cara menjaga kebiasaan baik

Kebiasaan baik adalah perilaku yang dilakukan terus menerus dan otomatis yang memiliki pengaruh positif bagi kehidupan seseorang. Menjaga kebiasaan baik membutuhkan konsistensi dan kesabaran yang tinggi, karena seseorang yang sudah bisa membuat kebiasaan baik akan berhadapan dengan kebosanan. Bosan adalah perasaan tidak suka, tidak tertarik atau malas terhadap sesuatu karena sudah terlalu sering atau banyak didapatkan atau dilakukan. Karena kebiasaan baik adalah perilaku yang dilakukan terus menerus maka suatu saat seseorang akan merasa bosan ketika melakukannya.

Dalam buku Atomic Habits karya James Clear, penulis mendapat pemahaman tentang 4 cara menjaga kebiasaan baik yang bisa kita lakukan, yaitu :

1. Membuat Alat Pemantau Kebiasaan

Alat pemantau kebiasaan adalah suatu cara yang bertujuan untuk mengukur atau memantau apakah kita melakukan suatu kebiasaan tertentu atau tidak. Cara sederhana yang bisa kita lakukan adalah menyediakan kalender khusus yang bisa kita tandai setiap hari apabila kita berhasil melakukan suatu kebiasaan. Contoh lain, ketika kita ingin membiasakan menabung setiap hari, kita bisa membeli celengan yang memiliki desain khusus, dimana kita bisa memberikan tanda silang setiap kali memasukkan uang kedalamnya.

Selain untuk mengukur terlaksana atau tidaknya suatu kebiasaan. Alat pemantau kebiasaan bisa memberikan efek kepuasan batin, karena seseorang secara alami akan merasa puas jika berhasil melakukan sesuatu yang positif atau sesuai yang diharapkan.

Baca Juga : Berapa Lama Kebiasaan Baru Terbentuk

2. Membuat Kontrak Kebiasaan

Kontrak kebiasaan adalah peraturan yang dibuat untuk menjaga suatu kebiasaan. Dalam kontrak kebiasaan ditetapkan penghargaan dan hukuman apabila seseorang melakukan atau melanggar suatu kebiasaan. Dalam menetapkan penghargaan dan hukuman disesuaikan dengan kemampuan setiap orang. Namun, cobalah buat penghargaan yang membuat kita tertarik agar mau melakukan suatu kebiasaan dan buatlah hukuman yang membuat kita enggan melanggar suatu kebiasaan.

Contoh kontrak kebiasaan, seseorang yang ingin membiasakan membaca sebelum tidur dia bisa membuat kontrak kebiasaan bila tidak membaca buku sebelum tidur harus mentraktir teman - temannya besok hari atau ketika dia bisa melakukan kebiasaan membaca buku sebelum tidur rutin tanpa terputus selama satu minggu maka ia akan belanja barang yang dia inginkan.

3. Membuat Mitra untuk Saling Menjaga Kebiasaan

Salah satu cara yang paling efektif untuk menjaga kebiasaan adalah dengan melibatkan orang lain untuk saling menjaga kebiasaan. Mengetahui ada orang lain yang mengawasi kita dapat menjadi motivator terbaik. Karena pada dasarnya, setiap orang tidak ingin terlihat gagal dihadapan orang lain. Contoh membuat mitra kebiasaan adalah dengan bergabung kedalam komunitas - komunitas tertentu, misalkan komunitas olahraga dan lain - lain. Selain itu, orang tua, saudara dan teman juga bisa diajak untuk menjadi mitra kebiasaan. Tetapkan dengan mereka kebiasaan apa yang ingin dijaga dan bagaimana satu sama lain berperan untuk saling menjaga kebiasaan tersebut.

Baca Juga : Cara Menghilangkan Kebiasaan Buruk (Aturan 2 Menit, Kontrak Ulysses dan Buat Aksi Satu Kali

4. Jangan Melanggar Dua Kali

Meski kita mencoba konsisten melakukan kebiasaan baik. Namun ada waktu dimana kita terhalang untuk melakukan kebiasaan tersebut. Misalkan karena sakit, ada urusan yang lebih penting dan lain sebagainya. Jika hal tersebut terjadi maka jangan sampe melanggar atau meninggalkan kebiasaan tersebut sebanyak dua kali. Karena jika kita melanggar suatu kebiasaan sampai kedua kali maka hal tersebut merupakan pintu untuk kebiasaan baru tercipta. Sehingga, tanamkan dalam pikiran kita tidak apa - apa melanggar suatu kebiasaan karena ada hal yang penting tapi jangan sampai melanggar dua kali!

Penulis : Mushpih Kawakibil Hijaj, writer on Penadiksi.

Diberdayakan oleh Blogger.
close