Selamat Datang di penadiksi.com | *Mohon maaf jika terjadi plagiat/copy karya kalian oleh penulis di web ini, segera laporkan ke penadiksishop@gmail.com karena kami bergerak dalam pengembangan penulis, baik untuk pemula atau profesional dan keterbatasan kami dalam penelusuran terkait karya, kami ucapkan Mohon Maaf🙏*

[Puisi] Dilema - Yantea Suzan

Sumber gambar : https://pixabay.com/illustrations/girl-dreaming-dream-daydream-sad-7356696/

DILEMA


Seandainya kau tak hadir waktu itu,

Mungkin kini hatiku takkan merasa ragu,

Menentukan sikapku menghadapi keberadaanmu,

Namun kini, yang terjadi, situasinya menjadi abu-abu.


Aku merasa dilema,

Hatiku tak bisa mengusir segala rasa,

Mungkinkah ini pertanda, bahwa aku telah jatuh cinta? 

Tapi bagaimana dengan segala yang ada dan bersama? 


Sesungguhnya, tak ingin ku, tuk mengkhianati,

Tetapi, rasa ini tetap bersarang dan semakin bersemi,

Haruskah ku bunuh segala perasaan yang menyiksa ini? 

Namun faktanya, semua ini begitu sulit untukku mengakhiri.


Tak layak bagiku meminta kepastian,

Sedang diri ini saja, meski menjaga hati yang telah ada,

Bagaimana ini selanjutnya, sungguh aku sangat dilema,

Haruskah ku menangis dan memintamu pergi?, Kau berkata; maaf aku tak bisa! 


Dan akhirnya, akulah yang mengalah,

Merelakanmu, dengan memblokir namamu,

Kuharap ini adalah keputusan yang bijaksana,

Meski sulit, harus kulakukan, demi hapus rasa yang semu.



Yantea Suzan.

Tasikmalaya, 29 April 2024.

Baca Juga Puisi Lain Di Penadiksi :
Diberdayakan oleh Blogger.
close