Selamat Datang di penadiksi.com | *Mohon maaf jika terjadi plagiat/copy karya kalian oleh penulis di web ini, segera laporkan ke penadiksishop@gmail.com karena kami bergerak dalam pengembangan penulis, baik untuk pemula atau profesional dan keterbatasan kami dalam penelusuran terkait karya, kami ucapkan Mohon Maaf🙏*

Apa Itu Generasi Strawberry? [Aku Bukan Generasi Strawberry]

Hai sobat, kalian tau ga si berita yang sempat viral beberapa waktu lalu, itu lhooo seorang mahasiswa yang membuat cuitan tentang bagaimana kesulitannya ia meluangkan waktu untuk healing, nonton film favorit, dan chatingan sama bestie nya karena terlalu banyak materi dan tugas perkuliahan hingga memutuskan untuk cuti selama 6 bulan agar bisa puas untuk healing dan lain-lain.

Cuitan tersebut membuat sebagian orang murka, terutama para pejuang kuliah. Mereka ingin sekali merasakan bangku perkuliahan, namun karena keterbatasan ekonomi dan keadaan keluarga hingga pada akhirnya mereka hanya bisa mengubur dalam-dalam mimpi menjadi seorang sarjana.

Nah sobat, keluhan mahasiswa itu menimbulkan pembahasan bagi khalayak mengenai istilah yang dianggap baru tentang generasi muda sekarang ini (generasi di bawah millenial) yakni strawberry generation / generasi strawberry.

Istilah strawberry generation pada mulanya muncul dari negara Taiwan, istilah ini ditujukan pada sebagian generasi baru yang lunak seperti buah strawberry. Pemilihan buah strawberry untuk penyebutan generasi baru ini juga karena buah strawberry itu tampak indah dan eksotis, tetapi begitu dipijak atau ditekan ia akan mudah sekali hancur.

Menurut Prof. Rhenald Kasali dalam bukunya dan dalam salah satu kesempatan kuliah online melalui streaming youtube beliau, strawberry generation adalah generasi yang penuh dengan gagasan kreatif tetapi mudah menyerah dan gampang sakit hati. Definisi ini dapat kita lihat melalui laman-laman sosial media. Begitu banyak gagasan- gagasan kreatif yang dilahirkan oleh anak-anak muda, sekaligus pula juga tidak kalah banyak cuitan resah penggambaran suasana hati yang dirasakan oleh mereka.

Generasi strawberry muncul karena beberapa faktor, diantaranya : kekeliruan orang tua yang membebaskan atau memanjakan anak sehingga anak terbiasa dengan suasana yang selalu membuat mereka nyaman dan terlena, selain itu juga karena lemahnya mental dan lebih memilih lari dari kesulitan ketimbang menghadapinya dengan semampu diri. 

Sooo sobat, jangan pernah mau menjadi bagian dari generasi strawberry, karena kita sebagai ummat muslim yang hebat itu tidak pernah lari dari masalah. Sebab kita tahu dan faham jika nafas masih berhembus, jantung masih berdetak, dan masih bisa bangun pagi setiap harinya, maka saat itu pula masalah pasti akan selalu ada. Jika kita lari dari masalah, maka sudah bisa dipastikan ketika muncul masalah baru kita akan melakukan hal yang sama dan tidak akan bisa menyelesaikannya.

Jadilah muslim yang hebat dengan kreativitas, etos kerja yang tinggi, berinovasi, optimis, percaya diri, namun juga jangan lupa selalu bersyukur, bertawakal, dan selalu libatkan Allah dalam kehidupan. 

Wallahu a'llam Bisshawab
_______________________
Oleh: Rantika Nur Assiva
Mahasiswi Institut Ummul Quro Al Islami Bogor
rantikanurassiva@gmail.com


Diberdayakan oleh Blogger.
close